Contoh Teks Anekdot yang Singkat Beserta Strukturnya

Cahaya Bintang February 24, 2024

Berbagai macam kejadian sering terjadi di berbagai daerah di indonesia, baik masalah politik, kejahatan, hukuman, dan masih banyak lainnya. Tidak sedikit masyarakat yang geram, akan kejadian yang telah terjadi belakangan ini. Berita tersebut disiarkan di berbagai macam platform digital maupun koran. Dengan memanfaatkan contoh teks anekdot, membuat mereka leluasa menyebarkan berita.

Apasih yang Dimaksud Dengan Teks Anekdot?

Anekdot adalah sebuah konteks cerita pendek, yang humoris berbentuk sindiran yang timbul dari sebuah kisah seseorang baik dari segi pendidikan, kronologi, hukum, dan lainnya. Aplikasikan berbagai macam kejadian yang kamu alami, atau yang kamu lihat namun kamu ingin menceritakannya tanpa menyinggung dirinya.

Dengan menggunakan teks anekdot, dijamin kamu akan kecanduan menikmati anekdot. Akan lebih merasa aman dan nyaman, saat ada sesuatu yang mengganjal di hati dan merasa was was sehingga sulit untuk diceritakan. Temukan berbagai macam contoh teks anekdot yang bisa menjadi inspirasi kamu saat ingin menceritakan hal yang kamu ketahui.

Baca juga: Pengertian Energi, Fungsi, Jenis, di Kehidupan Manusia

Makna yang Bisa Kamu Dapatkan Dari Membuat Teks Anekdot

Makna yang Bisa Kamu Dapatkan Dari Membuat Teks Anekdot

Gunakan Teks Anekdot, Seperti yang tertera dan dikatakan pada modul bahasa indonesia yang diterbitkan oleh kemendikbud. Kelas 10 K.D 3.6 yang berbunyi sindiran tersebut dapat berkaitan dengan masalah politik dan hukum, maupun kebiasaan sehari hari. Oleh karena itu jika terdapat sebuah penyelewengan dilakukan sering menggunakan anekdot untuk menyindir para oknum yang berulah di pemerintahan atau masalah politik lainnya.

Ajak semua orang untuk ikut merasakan kejadian tentang berbagai macam berita, sehingga mereka akan mendapatkan berita dengan kontek lelucon. Dengan kamu menjadikan Teks Anekdot sebagai sarana hiburan untuk bercerita, seolah olah kamu bangun cerita dengan dua arah percakapan. Anekdot cocok sekali untuk kamu, yang introvert banget dan lebih nyaman sendiri.

Beberapa Struktur Kerangka Teks Anekdot yang Perlu Kamu Ketahui

Beberapa Struktur Kerangka Teks Anekdot yang Perlu Kamu Ketahui

Sebuah pembuatan sebuah tulisan tentunya memiliki berbagai macam struktur rangka, sebagai pedoman untuk menjadikan sebuah tulisan tersebut tetap menjadi tulisan yang menarik dan bisa tetap dalam koridor yang ditentukan. Berikut beberapa struktur kerangka dari teks anekdot, untuk jadikan acuan saat pembuatan teks anekdot.

  • Abstrak

Abstrak adalah sebuah gambaran singkat dari teks anekdot yang kamu buat, untuk mengawali pembahasan yang berfungsi sebagai pembuka makna dari teks anekdot tersebut. Berbagai cara untuk kamu bisa berikan gambaran, tentang berbagai hal unik yang terdapat pada teks.

  • Orientasi

Orientasi adalah pembukaan cerita seperti latar belakang, yang di buat untuk pengenalan sebuah cerita pada pembaca. Agar bisa menjadi daya tarik bagi setiap orang, untuk terus membaca cerita pada teks anekdot.

  • Krisis

krisis adalah sebuah cerita inti yang unik yang dialami penulis, atau menceritakan kejadian tentang orang lain. Disini kamu akan mulai menceritakan berbagai pengalaman unik, dari sebuah kejadian yang terjadi pada diri sendiri atau dari orang lain.

  • Reaksi

Reaksi adalah Bagian dari penulisan yang berisikan sebuah solusi, yang menjadi bahasan inti pada kerangka krisis. Sehingga tulisan yang kamu buat dapat menjadi manfaat bagi orang yang menulis.

  • Koda

Koda adalah akhir kata dari sebuah penulisan anekdot, yang berisikan sebuah kesimpulan dari pembahasan pada teks anekdot.

5 Contoh Teks Anekdot yang Lucu dan Menyindir (Memiliki Makna)

5 Contoh Teks Anekdot yang Lucu dan Menyindir (Memiliki Makna)

Beberapa contoh dari teks anekdot yang dihadirkan dan dikumpulkan, sebagai preferensi kamu untuk belajar. Serta menceritakan sebuah kejadian dengan menggunakan teks anekdot agar menjadi lebih menarik.

1. Sindiran Hukuman

Pagi hari diawali dengan senyuman manis, dari peserta persidangan kasus pembunuhan bodyguard. sedang berlangsung proses penetapan hukuman, dengan kondisi yang tenang, hakim dan peserta persidangan lainnya. membacakan surat keputusan.

“Silahkan berdiri! terdakwa efes” Ujar seorang hakim di persidangan.

“Dengan ekspresi lemas, sambil beranjak berdiri dan berkata ya, baik pak” jawab Terdakwa Efes.

“Terdakwa sodara Efes, menimbang dan memutuskan dari sebuah kejadian berencana menghilangkan nyawa seorang korban bernama beje” penjelasan dari seorang hakim.

“Tanpa adanya bukti pembelaan, Tanpa adanya bukti tak bersalah” membacakan dengan penuh grogi!. . .

“Dengan ini saya putuskan, bahwa saudara Efes diberi hukuman pidana mati,” ujar hakim sambil memukul palu ketetapan.

“hahahahaha” horee!… Teriakan gemuruh dari peserta persidangan.

2. Kebijaksanaan Mengambil Sikap

Seorang bernama martis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nurdin, hal itu diberi tanggapan positif oleh nurdin. dirinya bersedia, dengan penjelasan yang diberikan bahwa kebijaksanaan hanya bisa dipelajari dengan praktik. Si martis pun menyanggupinya.

Akhirnya sore hari pun tiba, Matahari mulai terbenam. Nurdin pun bergegas untuk menghidupkan api, untuk penerangan di malam hari.

“Matahari baru terbenam, mengapa engkau sudah bergegas menghidupkan api?” tanya seorang martis kepada nurdin.

“Agar nanti tidak kelabakan saat suasana sudah mulai gelap,” Jawab Nurdin.

Setelah api Menyala, Nurdin pun memasak makanan untuk santapan malam hari. dengan hidangan Sup, Setelah sup matang ia pun menuangkan ke dalam dua mangkuk, Nurdin mengambil mangkuknya dan meniup-niup sup.

“biarkan saja dulu sup hingga dingin, agar lebih mudah dimakan” Ujar seorang Martis.

“Jika di biarkan dingin rasa sup akan berubah, dan juga perutku sudah lapar,” Jawab Nurdin.

Nampak raut wajah terlihat kesal nurdin pun berkata. “Ah aku rasa, aku tidak jadi belajar kebijaksanaan denganmu,” uja seorang martis. “Engkau tidak bisa menempatkan posisi genting.” penilaian dari seorang martis terhadap nurdin.

3. Contoh Untuk Pendidikan

Pertama kali turis asing tiba di jakarta, sewaktu waktu dirinya tersesat. Karena bingung, ia bertanya pada pedagang asongan yang lewat, “Apakah benar ini Jalan Sudirman?” “Ho-oh,” jawab pedagang asongan itu.

Karena bingung dengan jawaban tersebut, ia melihat polisi sedang bertugas. lalu ia inisiatif untuk bertanya, “Apa ini Jalan Sudirman?” “Betul,” jawab sang polisi.

Mendapat jawaban yang berbeda, lalu dirinya bertanya kembali pada seorang pejalan kaki yang melintas, “Apa ini Jalan Sudirman?”

Si pejalan kaki menjawab, “Benar.”

Turis asing ini pun masih bingung, mendapat tiga jawaban berbeda. lalu ia bertanya kembali kepada sang pejalan kaki. Si pejalan kaki terdiam berpikir, lalu berkata, “Begini, jika Anda bertanya kepada tamatan SD, jawabannya adalah ho-oh. Kalau bertanya pada tamatan SMA, jawabannya adalah betul. Kalau ke tamatan perguruan tinggi, jawabannya benar.”

Turis itu pun menganggukkan kepala dan bertanya, “Jadi, Anda ini seorang sarjana?”

Secara spontan si pejalan kaki menjawab, “Ho-oh!”

4. Meengenai Harta

Suatu hari, Raja khamar orang paling kaya di negeri awan. mencari sahabatnya yang bernama Pigur, lalu Ia meminta Pigur memberi satu hal yang sangat penting bagi dirinya sebagai seorang raja.

Baca juga; Pengertian Bisnis dan Tujuan Beserta Jenis Menurut Para Ahli

Setelah bertemu Pigur, ia berkata, “Gur, berilah aku sebuah nasihat yang sangat penting bagi diriku sebagai seorang raja!”

Pigur berkata berkata, “Katakan padaku, kalau Tuan Raja kebetulan di padang pasir dan hampir mati karena kehausan, tuan akan membayar berapa untuk seteguk air?”

“Seratus dinar,” Jawab raja Khamar.

“Kalau orang yang punya air itu tidak mau uang, maukan Tuan Raja menyerahkan setengah dari kerajaan Tuan kepadanya?”

“Oh, Tentu.”

“Jika setelah minum air, Tuan terkena penyakit keras, Tuan mau memberikan apa untuk memulihkan kesehatan Tuan?”

“Ya, setengahnya lagi.”

“Kalau begitu, Tuan Raja janganlah sombong dengan kerajaan Tuan. Sebab, harga kerajaan Tuan itu sama dengan seteguk air.”

5. Tentang Kecerdikan

Seorang pria kaya raya berulah, ketika dirinya ingin pergi ke luar negeri dengan waktu yang cukup lama. Dimana dia pergi ke bank dan dia ingin meminjam uang sebanyak 100 juta selama enam bulan, dengan jaminan Mobil mewah. Kemudian dia meminta bank untuk menyimpan mobil tersebut sampai hutangnya lunas. Enam bulan kemudian, pria itu kembali ke bank, membayar 100 juta ditambah bunga 160rb rupiah, dan mendapatkan kembali mobil Mewahnya.

Lalu petugas pinjaman merasa heran, dan bertanya kepadanya. “Mengapa orang yang mengendarai Mobil mewah itu perlu pinjaman 100 juta?

Sang pria pun menjawab, “Saya harus ke Spanyol selama enam bulan dan kemana lagi saya bisa menitipkan mobil mewah selama itu hanya 160 ribu?”.

Mendengar jawaban itu, si petugas bank tercengang. Kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik mobil mewah itu.

Baca juga: Freelance: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan di Tahun 2023

Artikel Terkait