Letak Astronomis Benua Asia, Dampak Letak dan Iklim

Cahaya Bintang February 18, 2024

Letak astronomis benua asia adalah posisi geografis Benua Asia di bumi, yang ditentukan oleh koordinat lintang dan bujur yang meliputi wilayah tersebut.

Letak astronomis Benua Asia ditentukan oleh posisi relatif Benua Asia terhadap garis lintang dan bujur pada permukaan bumi. Garis lintang adalah garis imajiner yang mengelilingi bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis imajiner yang mengelilingi bumi secara vertikal.

Berdasarkan letak astronomisnya, Benua Asia terletak di antara lintang 10° LU hingga 80° LU dan bujur 25° BB hingga 170° BT. Benua Asia terletak di wilayah belahan bumi utara, di antara Benua Eropa di sebelah barat dan Benua Amerika di sebelah timur.

Benua Asia juga berbatasan dengan dua samudra besar yaitu Samudra Pasifik di sebelah timur dan tenggara serta Samudra Hindia di sebelah selatan.

Letak astronomis Benua Asia mempengaruhi kondisi geografis, iklim, dan lingkungan hidup di wilayah tersebut. Misalnya, karena letaknya di belahan bumi utara, Benua Asia mengalami empat musim yang terdiri dari musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.

Selain itu, letak Benua Asia di antara dua samudra besar juga mempengaruhi iklim di wilayah ini, seperti iklim tropis di wilayah pesisir dan iklim sedang di wilayah pegunungan.

Secara keseluruhan, pengertian letak astronomis Benua Asia merujuk pada posisi relatif Benua Asia di permukaan bumi yang ditentukan oleh koordinat lintang dan bujur. Letak astronomis ini memiliki pengaruh yang signifikan pada kondisi geografis, iklim, dan lingkungan hidup di wilayah tersebut.

Baca juga: Karakteristik Benua Asia: Letak Geografis dan Letak Astronomi

Detail Mengenai Letak Astronomis Benua Asia

Benua Asia merupakan benua terbesar di dunia dengan luas sekitar 44,5 juta km persegi. Benua ini terletak di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta dilintasi oleh garis khatulistiwa dan meridian 60° Bujur Timur. Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai letak astronomis Benua Asia.

1. Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa terletak pada 0° Lintang Utara atau Lintang Selatan dan melintasi beberapa negara di Asia, seperti Indonesia, Malaysia, dan Kepulauan Mariana. Di wilayah benua Asia, garis khatulistiwa hanya melintasi negara-negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

2. Meridian 60° Bujur Timur

Meridian 60° Bujur Timur merupakan garis khayal yang membentang dari kutub utara hingga kutub selatan melalui wilayah Asia dan Eropa. Garis meridian 60° Bujur Timur melintasi beberapa negara di Asia, seperti Rusia, Mongolia, Cina, Kazakhstan, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgizstan, Afghanistan, dan Pakistan.

3. Samudra Pasifik

Samudra Pasifik merupakan samudra terbesar di dunia yang membentang dari Asia Timur hingga Amerika Selatan. Di wilayah Asia, Samudra Pasifik berbatasan dengan Benua Asia di sebelah timur dan menghubungkan beberapa negara di Asia, seperti Rusia, Jepang, dan Korea Selatan.

4. Samudra Hindia

Samudra Hindia merupakan samudra terbesar ketiga di dunia yang membentang di sebelah selatan benua Asia. Di wilayah Asia, Samudra Hindia berbatasan dengan Benua Asia di sebelah selatan dan menghubungkan beberapa negara di Asia, seperti India, Sri Lanka, dan Indonesia.

5. Lintang dan Bujur Benua Asia

terletak di antara lintang 10° LU hingga 80° LU dan bujur 25° BT hingga 170° BT. Wilayah benua Asia yang terletak di bagian utara memiliki iklim yang lebih dingin dibandingkan dengan wilayah yang terletak di bagian selatan. Selain itu, wilayah benua Asia yang terletak di bagian barat memiliki perbedaan waktu dengan wilayah yang terletak di bagian timur.

6. Letak Geografis Benua Asia

Terletak  di wilayah antara 45° BT hingga 170° BB, dan 10° LU hingga 80° LU. Benua Asia terhubung dengan benua Afrika di sebelah barat daya melalui Terusan Suez, dan dengan benua Eropa di sebelah barat melalui Pegunungan Ural. Di sebelah utara, Benua Asia berbatasan dengan Samudra Arktik, sedangkan di sebelah timur dan tenggara dengan Samudra Pasifik dan di sebelah selatan dengan Samudra Hindia.

7. Sub-Benua Asia Tenggara

Selanjutnya pada bagian Asia Tenggara berada pada lintang 6° LU hingga 20° LU juga bujur 95° BT sampai pada 125° BT. Sub-benua ini terdiri dari negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Letak astronomis sub-benua Asia Tenggara berada di antara garis khatulistiwa dan garis bujur 120° Bujur Timur, yang membuatnya memiliki iklim tropis dengan suhu yang tinggi sepanjang tahun.

8. SubBenua India

Sub-benua India berada pada lintang 8° LU sampai dengan 37° LU & bujur 68° BT sampai pada 97° BT. Pada Sub-benua tersebut berdasarkan dari negara-negara seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal. Letak astronomis sub-benua India membuatnya memiliki iklim yang beragam, mulai dari iklim tropis di wilayah pesisir hingga iklim sedang di wilayah pegunungan.

9. Sub-Benua Arab

Sub-benua Arab terletak pada lintang 12° LU hingga diantara 34° LU dengan bujur 20° BT sampai 60° BT. Negara yang terdiri dari benua ini misalnya seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait. Letak astronomis sub-benua Arab membuatnya memiliki iklim gurun dengan suhu yang sangat panas dan kering sepanjang tahun.

10. Kepulauan di Asia

Asia juga terdiri dari beberapa kepulauan yang memiliki letak astronomis yang berbeda-beda. Kepulauan terbesar di Asia adalah Indonesia, yang terletak di antara garis khatulistiwa dan garis bujur 95° Bujur Timur. Selain itu, ada juga kepulauan Jepang yang terletak di Samudra Pasifik dan kepulauan Filipina yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Laut China Selatan.

Baca juga: Manfaat dan Tujuan ASEAN Dibentuk Beserta Struktur Organisasi

Dampak Letak Astronomis Benua Asia yang Dapat Mempengaruhi Kondisi Geografis

Dampak Letak Astronomis Benua Asia yang Dapat Mempengaruhi Kondisi Geografis

Letak astronomis Benua Asia mempengaruhi kondisi geografis, iklim, dan lingkungan hidup di wilayah tersebut. Berikut adalah beberapa dampak letak astronomis Benua Asia:

  • Iklim dan cuaca yang berbeda-beda: Benua Asia terletak di zona iklim beragam dari wilayah tropis hingga subarktik. Letak astronomis Benua Asia juga mempengaruhi kondisi meteorologi di wilayah ini. Sebagai contoh, di wilayah utara Benua Asia, seperti Siberia, terdapat kondisi iklim subarktik dengan musim dingin yang panjang dan suhu sangat dingin. Sementara di wilayah selatan Benua Asia, seperti di Indonesia, memiliki kondisi iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.
  • Keberadaan Pegunungan: Benua Asia memiliki pegunungan tertinggi di dunia, yaitu Pegunungan Himalaya dan Karakoram. Pegunungan ini terbentuk karena letak astronomis Benua Asia yang berada di pertemuan antara dua lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia dan lempeng India.
  • Ketersediaan Sumber Daya Alam: Letak astronomis Benua Asia juga mempengaruhi ketersediaan sumber daya alam di wilayah ini. Beberapa wilayah di Benua Asia memiliki sumber daya alam yang kaya, seperti minyak bumi di Timur Tengah, gas alam di Siberia, dan tambang besi di Cina.
  • Perdagangan dan Pertukaran Budaya: Benua Asia merupakan wilayah yang strategis karena letaknya yang berada di persimpangan jalan perdagangan antara Asia, Eropa, dan Afrika. Kondisi letak astronomis Benua Asia memungkinkan terjadinya pertukaran budaya dan perdagangan antarbangsa.
  • Kepentingan Strategis: Letak astronomis Benua Asia yang strategis mempengaruhi kepentingan politik dan keamanan di wilayah ini. Beberapa negara di Benua Asia memiliki kepentingan strategis dalam mengendalikan jalur perdagangan internasional, seperti Selat Hormuz di Timur Tengah dan Selat Malaka di Asia Tenggara.

Letak Astronomis Benua Asia Mana yang Tidak Memiliki Iklim Dingin Benua?

Letak Astronomis Benua Asia Mana yang Tidak Memiliki Iklim Dingin Benua?

Benua Asia memiliki beberapa wilayah yang memiliki iklim dingin, seperti Siberia di Rusia dan pegunungan Himalaya di Asia Selatan. Namun, tidak semua wilayah di Benua Asia memiliki iklim dingin. Beberapa wilayah di Asia memiliki iklim tropis, seperti Indonesia dan Filipina.

Sementara itu, benua yang tidak memiliki iklim dingin benua adalah benua Australia. Australia memiliki iklim yang beragam, tetapi tidak terdapat wilayah dengan kondisi iklim dingin seperti yang terdapat di wilayah utara atau selatan Benua Asia.

Perlu dicatat bahwa definisi iklim dingin benua adalah iklim dengan suhu rata-rata bulanan di bawah 0 derajat Celsius pada musim dingin dan suhu rata-rata bulanan di atas 10 derajat Celsius pada musim panas.

Baca juga: Cara Membuat Mind Mapping Aesthetic dan Pengertiannya

Artikel Terkait