Syarat Mengajukan Pinjaman KUR BRI 2024 Tanpa Jaminan

Bunga Malam April 6, 2024

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sudah memulai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023, sejak bulan maret. BRI mendapatkan alokasi penyaluran KUR 2023 sebesar Rp 270 triliun, namun khusus tahap awal pencairan Maret 2023 dan alokasi sebesar Rp 12 triliun. Lalu apa saja syarat pinjaman KUR BRI?

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). KUR disalurkan melalui lembaga keuangan seperti Bank BRI.

Terkait penyaluran KUR 2023, hal ini mengacu pada PP No. 1 tanggal 2023 Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Republik Indonesia terkait Pedoman Pelaksanaan KUR.

Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat sedikit perbedaan mengenai ketentuan suku bunga KUR. Tahun lalu, suku bunga KUR stabil di 6%. Namun, kali ini dalam KUR BRI 2023 terjadi gradien suku bunga pinjaman.

Bank BRI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, menawarkan produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat membantu UKM untuk mendapatkan modal usaha. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang syarat pinjaman KUR BRI.

Apa Itu KUR BRI?

KUR BRI adalah produk kredit yang diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memenuhi kebutuhan modal usaha. Produk ini dikeluarkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan dijamin oleh Pemerintah Indonesia. Pembiayaan ini disalurkan melalui bank penyalur yang telah ditentukan dengan model agunan.

Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada UMKM yang dianggap produktif namun masih membutuhkan suntikan modal untuk dapat berkembang lebih jauh.

Bidang usaha yang dicakup oleh program ini adalah berbagai bentuk usaha, antara lain pertanian, industri, kehutanan, perikanan dan kelautan, serta usaha jasa simpan pinjam.

Padahal, dana kredit kepada usaha rakyat yang disalurkan secara keseluruhan berasal dari penyaluran dana perbankan. Peran pemerintah adalah memberikan jaminan.

Oleh karena itu, UMKM yang mendapat akses KUR wajib mengembalikan KUR yang diterima dengan cara mengangsur sesuai besaran bunga dan jangka waktu yang telah disepakati.

Secara umum, keberadaan KUR ditujukan untuk membantu pelaku UMKM mengakses permodalan. Majunya UMKM yang merupakan bagian penting dari perekonomian negara akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan.

Berapa Bunga dan Plafon KUR?

Bunga KUR yang ditetapkan pemerintah sebesar 6%. Sedangkan plafon KUR tanpa agunan saat ini maksimal Rp 100 juta dengan subsidi bunga KUR 3% diperpanjang hingga Desember. Jadi suku bunga Kredit Usaha Rakyat adalah 3% akibat program subsidi ini.

Baca Juga: Pinjaman Uang Terpercaya yang Bisa Dicicil Tanpa Jaminan

Jenis Progam KUR BRI yang Disalurkan Kepada Masyarakat

kur bri 2023

KUR terdiri dari beberapa jenis yang diklasifikasikan menurut target penerimanya. Berikut jenis-jenis Kredit Usaha Rakyat (KUR) Grameds yang perlu diketahui.

1. KUR Mikro

KUR Mikro adalah jenis kredit usaha yang ditujukan untuk usaha kecil berskala kecil. Besaran pinjaman atau limit kredit maksimal dibatasi hanya Rp 25 juta saja, namun bisa berbeda-beda tergantung kebijakan bank penyalur.

Sasaran KUR Mikro adalah perusahaan kecil yang dinilai produktif dan prospektif dari segi keuntungan. Harapannya agar beneficiary dapat membayar cicilan kredit tepat waktu sesuai dengan yang telah disepakati dengan pihak bank.

Adapun jangka waktu pelunasan dana pinjaman ada dua macam, yaitu tiga tahun untuk badan usaha kredit moda operasi dan lima tahun untuk badan usaha kredit investasi.

Tentunya ada beberapa syarat pinjaman KUR Bank BRI utama yang harus dipenuhi oleh calon debitur (debitur) agar permohonan yang diajukan disetujui dan mendapatkan KUR Mikro.

Beberapa syarat tersebut antara lain pelaku usaha harus jujur ​​dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan usahanya selama tiga bulan terakhir.

Pelaku usaha telah mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat dan usaha yang dikelola oleh calon debitur termasuk dalam kategori dari perusahaan produktif.

2. KUR Eceran

Segmen KUR Ritel merupakan bisnis kelas menengah yang dapat membayar cicilan tetap dan bunga atau anuitas. Dari segi tujuan, KUR Mikro dan KUR Ritel jelas berbeda, sehingga maksimal modal pinjaman cukup jauh, yakni hingga Rp500 juta.

Selain jumlah atau plafon pinjaman yang tinggi, KUR Ritel juga menawarkan jangka waktu pinjaman yang lebih panjang, yakni maksimal empat tahun untuk pinjaman modal kerja dan lima tahun untuk pembiayaan investasi.

Sementara persyaratan pengajuan KUR ritel tidak jauh berbeda dengan kredit mikro. Mungkin terdapat sedikit perbedaan yaitu syarat peminjam memiliki jaminan atau garansi.

3. KUR Untuk Pekerja Migran Indonesia

KUR untuk TKI berbeda dengan dua jenis KUR sebelumnya. Bantuan permodalan yang diberikan pemerintah tidak diperuntukkan bagi pelaku ekonomi.

Seperti namanya, KUR untuk Tenaga Kerja Indonesia dibuat untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri. Tujuannya agar TKI yang akan berangkat dan bepergian ke luar negeri memiliki modal awal.

Agar seluruh masyarakat dapat memperoleh bantuan ini secara adil dan berterima, KUR TKI dirancang menggunakan struktur khusus untuk pemerataan, pemantapan, dan distribusi.

Secara nominal, calon TKI yang telah disetujui KUR akan mendapatkan pinjaman modal dengan jumlah maksimal Rp 25 juta dan bunga 7% per tahun. Sementara itu, jangka waktu pelunasan hingga tiga tahun sejak diterimanya pinjaman.

Ada syaratnya yaitu dokumen yang perlu disiapkan untuk KUR jenis ini yaitu KTP, KK, surat keterangan domisili dan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh dokter. Selain itu, calon pekerja migran juga harus memiliki kontrak kerja.

Baca Juga: 10 Hobi yang Menghasilkan Uang dan Menjadi Peluang Usaha

Apa Syarat Pengajuan Pinjaman KUR BRI Tahun 2023?

syarat dan cara mengajukan pinjaman kur bri

Ketiga jenis KUR di BRI memiliki plafon yang berbeda, untuk KUR Mikro nominal plafonnya sampai dengan Rp. 50 juta, untuk KUR Kecil nominal plafonnya sampai dengan Rp. 500 juta, dan batas nominal KUR TKI sampai dengan Rp. 25 juta.

Sementara itu, tingkat bunga yang ditawarkan adalah 6% di luar hibah. KUR BRI tidak dikenakan biaya administrasi.

Ketentuan KUR Mikro BRI adalah untuk individu yang memiliki usaha produktif dan menguntungkan dan telah aktif minimal enam bulan dan saat ini tidak menerima pinjaman dari bank atau program pemerintah kecuali kredit untuk konsumsi .

Adapun syarat pinjaman KUR Bank BRI yang harus kamu penuhi sebelum melakukan pinjaman pada bank tersebut. Berikut adalah syarat pinjaman KUR Bank BRI :

1. Persyaratan KUR BRI Super Mikro

Kategori KUR Super Mikro BRI 2023 terbuka bagi calon debitur yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Belum pernah menerima KUR.
  • Belum pernah menerima kredit atau pembiayaan untuk investasi atau modal kerja komersial, kecuali:
    • Kredit konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga
    • Kredit berskala ultra mikro/skema atau sejenisnya dan/atau
    • Kredit dari perusahaan jasa pembiayaan bersama berbasis teknologi pool informasi atau berbasis digital perusahaan pembiayaan.

BRI juga tidak menetapkan batas waktu minimal pendirian usaha untuk mengajukan KUR Super Mikro. Namun, calon debitur yang masa kerjanya kurang dari enam bulan harus memenuhi salah satu syarat KUR BRI 2023 Super Mikro sebagai berikut:

  • Ikut pendampingan
  • Ikut berwirausaha atau pelatihan lainnya Ikut grup perusahaan
  • Memiliki anggota keluarga yang memiliki usaha produktif dan menguntungkan

Selain itu, calon debitur juga harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha Kecamatan, RT dan RW serta mencantumkan jenis usaha dan jangka waktu usahanya.

2. Persyaratan KUR BRI 2023 Mikro

Dalam ketentuan KUR BRI 2023, calon debitur tidak boleh pernah menerima kredit atau pembiayaan investasi atau modal kerja komersial, kecuali:

  • Kredit konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga
  • Skema kredit/skala ultra mikro atau sejenisnya
  • Pinjaman kepada perusahaan jasa pembiayaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.
  • Jangka waktu minimum untuk mendirikan perusahaan adalah 6 bulan.

Untuk mengajukan KUR Mikro, calon debitur harus menyertakan dokumen pendukung sebagai syarat KUR BRI 2023 berupa:

  • Kartu Tanda Penduduk (e-KTP atau Akte Pembuatan e-KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akte Nikah
  • NIB atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan, RT dan RW o surat keterangan domisili usaha
  • Wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp 50 juta.

3. Persyaratan KUR BRI Tahun 2023 Kategori Kecil

Persyaratan KUR BRI Tahun 2023 untuk kategori Kecil adalah sebagai berikut:

  • Calon debitur belum pernah menerima kredit, pembiayaan investasi atau modal kerja komersial.
  • Kecuali kredit konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga; skim kredit/skala ultra mikro atau sejenisnya.
  • Pinjaman kepada perusahaan jasa pembiayaan bersama berbasis teknologi informasi atau perusahaan pembiayaan berbasis digital.
  • Usaha calon debitur harus sudah berdiri minimal 6 bulan.
  • Selain itu, mereka juga diwajibkan mengikuti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sedangkan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman KUR Kecil adalah:

  • Surat Keterangan Identitas (e-KTP atau Surat Keterangan Pembuatan e-KTP, KK)
  • Surat Nikah
  • Surat Izin Usaha Niaga (SIUP)
  • Surat Tanda Daftar Usaha (TDP)
  • Surat Izin Usaha lokalisasi usaha (SITU)
  • Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat keterangan usaha lainnya
  • Wajib memiliki NPWP.

Cara Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2023 Online

cara pengajuan pinjaman kur bri 2023

Jika kamu memiliki usaha kecil menengah (UKM) dan membutuhkan modal usaha, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dapat menjadi solusi. KUR BRI adalah produk kredit yang ditawarkan oleh Bank BRI untuk membantu UKM dalam mendapatkan modal usaha dengan bunga yang rendah.

Berikut adalah cara pengajuan pinjaman KUR BRI:

  1. Buka portal https://kur.bri.co.id/ lewat browser.
  2. Pilih menu ‘Ajukan Pinjaman KUR’.
  3. Login dengan email dan kata sandi, jika belum memiliki akun, pilih opsi ‘Daftar’ dan aktivasi dengan klik tautan.
  4. Baca S&K dan apabila yakin, tekan kotak ‘Saya adalah nasabah BRI’ dan ‘Setuju dan Ajukan Pinjaman’.
  5. Centang bagian CAPTCHA ‘I’m not a Robot’.
  6. Isi formulir identitas yang terdiri atas jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, serta lainnya.
  7. Lalu unggah berkas administrasi sesuai ketentuan.
  8. Tekan tombol ‘Selanjutnya’.
  9. Mengisi informasi pengajuan berupa jangka waktu pembayaran dan nominal pengajuan.
  10. Tekan menu ‘Hitung Angsuran’ untuk mengetahui jumlah angsuran.
  11. Tekan tombol ‘Ajukan Pinjaman’.
  12. Tunggu proses verifikasi dan survei oleh petugas KUR BRI.

KUR BRI adalah produk kredit yang dapat membantu UKM untuk mendapatkan modal usaha. Dalam pengajuan KUR BRI, peminjam harus memenuhi beberapa syarat, seperti menjadi WNI, memiliki usaha yang sesuai, memiliki jaminan yang cukup, dan mengisi formulir permohonan dengan lengkap.

Keuntungan penggunaan KUR BRI antara lain bunga yang rendah, jangka waktu kredit yang fleksibel, dan dukungan dari Pemerintah Indonesia. Proses pengajuan KUR BRI tidak memakan waktu yang lama dan dapat selesai dalam waktu beberapa hari saja.

Artikel Terkait